h1

JAMAN PENDUDUKAN JEPANG 1942-1945

April 11, 2013

MATERI

2.3. Menganalisis proses interaksi Indonesia –Jepang dan dampak pendudukan militer

Jepang terhadap  kehidupan masyarakat  di Indonesia

Indikator

  • Menjelaskan tentang proses masuknya Jepang ke Indonesi
  • Menjelaskan tentang upaya Jepang meraih simpati bangsa Indones
  • Mendiskusikan kebijakan politik, ekonomi, sosial, dan budaya pemerintah pendudukan Jepang di Indonesia

A. Kedatangan Jepang di Indonesia

  1. Latar Belakang pendudukan Jepang di Indonesia

Berdasarkan kebijakan Imperialis Hakko I Chiu, Jepang bermaksud menjadikan  Asia sebagai kesatuan wilayah dibawah pimpinannya, sebagai negeri yang berada  dikawasan Asia Indonesia turut menjadi incaran Jepang untuk dikuasainya. di Indonesia Jepang menyebut dirinya sebagai saudara tua, serta mempropagandakan  gerakan 3A

Perang Asia-Pasifik sebagai Perang AsiaTimur Raya .

Proses kedatangan Jepang ke Indonesia

Setelah Jepang berhasil menyerang Pangkalan Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai, maka berkobarlah Perang Asia Pasifik yang merupakan bagian dari Perang Dunia II, Dengan cepat Jepang melanjutkan serangan ke daratan Asia, dan Jepang berhasil menguasai seluruh daratan Asia Tenggara pada tanggal 15 Pebruari 1941. Sasaran Jepang pertama adalah Singapura, Kapal induk Inggris (Sekutu) yaitu “Prince Of Wales HM  dan Repulse “ ditenggelamkan di perairan Singapura. Ekspansi Jepang dilanjutkan ke wilayah Indoneia. Pendudukan di Indonesia diawali dengan menduduki Tarakan (Kalimantan Timur) 11 Januari 1942 kemudian di teruskan ke wilayah  lain.

Setelah berhasil menguasai wilayah luar Jawa, kemudian Jepang melanjutkan  serangan ke Pulau Jawa. Pada tanggal 1Maret 1942 Jepang berhasil mendarat ke tiga tempat sekaligus yaitu : Teluk Banten, di Cerebon (Jawa-Barat) dan Kragan (Jawa-Tengah).

Serangan Jepang yang begitu besar membuat tentara Belanda tidak mampu bertahan, dan akhirnya pada tanggal 8 Maret 1942  Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang di Kalijati (Jawa-Barat). Dalam upacara penyerahan tersebut Belanda (Sekutu) diwakili oleh Tjarda Van Starkenborgh dan Jendral Ter Poorten. Adapun Jepang diwakili oleh Hitoshi Imamura.

  1. Usaha Jepang meraih simpati bangsa Indonesia

Kedatangan Jepang di Indonesia mendapat sambutan yang luar biasa dari rakyat Indonesia, karena rakyat Indonesia sudah lama menunggu kedatangan Ratu Adil seperti yang telah di tulis dalam ramalan Joroboyo, hal ini dimanfaatkan oleh Jepang untuk menarik simpati bangsa Indonesia, sehingga pada awal pemerintahannya  Jepang menyebarkan propaganda yang menarik, sebagai contoh bangsa Indonesia boleh mengibarkan Bendera Merah Putih disamping bendera Jepang, melarang penggunaan bahasa Belanda, mengizinkan penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dan mengijinkan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dampak pendudukan Jepang di berbagai Bidang

a)      Bidang Ekonomi :

  • adanya Romusha
  • adanya sistem autarki

b)     bidang Politik :

  • Membubarkan semua organisasi pada masa Belanda kecuali MIAI
  • Gerakan 3 A
  • Pusat Tenaga Rakyat (Putera)
  • Jawa Hokokai
  • MIAI
  • Masyumi

c)      Kelompok-kelompok masyarakat:

  • Kelompok Pangreh Praja dan Pegawai
  • Kelompok Nasionalis non agama
  • Kelompok Santri dan Ulama Islam
  • Kelompok Sosialis
  • Kelompok Komunis
  • Kelompok Pemuda

d)     Bidang Pendidikan :

  • Kegiatan pendidikan menurun
  • Kegiatan pendidikan semuanya untuk kepentingan Jepang
  • Peningkatan penggunaan bahasa Indonesia do sekolah-sekolah maupun lembaga-lembaga lain yang juga mendudkung  perkembangan Surat Kabar , antara-lain Suara Asia(Surabaya), Asia Raya (Jakarta), Cahaya (Bandung), Sinar Baru (Semarang), dan Matahari( Jogjakarta)

e)      Bidang Budaya

  • Jepang mendirikan sebuah Pusat Kebudayaan yang diberi nama “Keimin Bunkei Shidosho” pada tanggal 1 April 1943
  • Berkembangnya Sandiwara ( Bintang Surabaya, Cahaya Timur, Miss Cheih). sebab Jepang melarang pemutaran hiburan fiksi dari luar .

f)       Bidang Sosial:

  • Aspek Mobilitas Sosial, karena  Romusa dan Program Kinrohosyi
  • Mengatur stratifikasi social

–          Golongan Teratas Jepang

–          Golingan kedua Pribumi

–          Golongan ketiga Timur Asing

g)      Bidang Birokrasi

  • Perintahan diatur secara militer, kekuasaan dipegang oleh militer yaitu. Dari angkatan Laut (rikugun) dan Angkatan Darat (kaigun)
  • Bangsa Indonesia boleh menjadi Gubernur, atau Walikota

h)     Bidang Militer:

1.Semi Militer

  • Seinendan, merupakan organisasi pemuda bersifat semi militer yang didirikan pada tanggal 29 April 1943. Untuk perempuan dinamakan Josyi Seinendan
  • Keibodan (barisan bantu polisi)juga merupakan organisasi pemuda yang membantu tugas polisi Jepang
  • Fujinkai (Himpunan wanita)
  • Barisan pelopor , organisasi semi militer dibentuk pada tanggal 1Nopember 1944

2.Militer

  • Heiho, adalah pasukan bentukan Tentara Jepang yang dulunya untuk membantu pekerjaan kasar militer, tetapi kemudian dipersiapkan untuk diterjunkan ke medan perang
  • Peta,  sebagai organisasi militer yang merupakan tentara sukarela yang ditempatkan sebagai pasukan gerilya pembantu sewaktu-waktu musuh dating

1)      Perlawanan terhadap Jepang

  • Perlawanan di Aceh dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil dari daerah Ct Plieng.
  • Perlawanan rakyat Singaparna K.H. Zaenal Mustofa
  • Perlawanan di Kalimantan oleh Peng Suma seorang pemimpin suku Dayak
  • Perlawanan di Papua, gerakan Koreri yang berpusat di Biak dipimpin oleh S.Papare
  • Perlawanan PETA di Blitar, pada tanggal 14 Pebruari 1945 terjadi pemberontakan PETA di Blitar di bawah pimpinan Soepriyadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: